Minggu, 03 Juli 2016

DAYA Meliputi Hidup (Tutur 17)

oleh Kirso Cahyo Sumirat
Bamboo Spirit Nusantara
Semarang

DAYA MELIPUTI
Daya meiputi suatu kekuatan Sang Maha Hidup, yang bila dapat menyatukan diri dengan daya tersebut...., maka menjadikan diri kita terhindar dari PERASAAN TAKUT, terhadap sesuatu yang mengancam diri kita. Daya meliputi inilah yang disebut dengan KEKUATAN IMAN SEJATI / TAUHID JATI.
KETAKUTAN, hanya saja bila diri kita melakukan tindakan yang minyimpang dari kodrat hidup dari Sang Maha Hidup. Teruslah bersama-NYA untuk dapat menyatukan diri dengan-NYA.
Sifat dari DAYA MELIPUTI ini, bersifat MENGIKUTI, artinya semakin besar kekuatan yang ada, semakin besar pula kekuatan diri kita.
Daya meliputi tergolong daya Sabda Pandito Ratu. Ada dan Tidaknya tergantung dari si Pelaku. Disebut juga daya Sang Maha Kehendak.
Hanya saja fungsi dari DAYA MELIPUTI Ini, bukan untuk adu kekuatan. Karena tingkat ini bukan OLAH KANURAGAN.__/\__ ‪#‎dhyoneO‬

Terusnya Berproses Menjadi Diri Seutuhnya (Tutur 16)

oleh Kirso Cahyo Sumirat
Bamboo Spirit Nusantara
Semarang


TERUSLAH BERPROSES PADA PERUBAHAN DIRI
Bila kejahatan atau ketidaksadaran tak kunjung berkurang, maka yang datang suatu azab (balasan terhadap sikap prilaku menyimpang), yang bersifat tidak membutuhkan waktu lama. Sucikanlah diri kita masing-masing. Karena hanya kesucianlah yang dapat menjadi penangkal azab tersebut.
Kesucian hanya terwujud melalui tindakan yang nyata, disebut KEJUJURAN.
dan, Kemunafikan adalah bagai bom waktu, yang dapat mengikis nilai-nilai kesucian yang ada, hingga ajal menjemputnya. Bila itu memungkinkan demi terwujudnya keseimbangan, itu baik di sisiNya.
Dengan kejujuran dapat meningkatkan energi suci sebagai misteri daya hidup pembangkit yang bersifat abadi langgeng.
Kejujuran berkadar laser penghancur masa (kapasitas) energi dari tindakan penyimpangan yang telah dilakukannya.
Maha Suci Allah (Tuhan) pada dzat hidup langgeng. ‪#‎dhyoneO‬

Jadilah Diri Seutuhnya (Tutur 15)

oleh Kirso Cahyo Sumirat
Bamboo Spirit Nusantara
Semarang


JADILAH DIRI SENDIRI SEUTUHNYA
"Jadilah diri sendiri seutuhnya, tanpa menyangkut pautkan diri dengan yang lainnya. Karena jati diri itu suatu pengakuan akan KEJUJURAN mengenai ada dan keberadaan diri secara totalitas".
Dirimu adalah dirimu secara utuh, dan diriku adalah diriku secara utuh. Maka berlakulah "bagimu adalah dirimu dan bagiku adalah diriku".
Siratan dalam kalimat tersebut di atas, berkaitan erat dengan garis hidup dan kodrat. Garis adalah jalan hidup, kodrat adalah pembawaan/ karakter dari ketentuan Sang Maha Hidup. Dengan begitu, maka engkau akan mengerti siapa dirimu, dan siapa diriku, hingga dapat mengetahui akan peran untuk dapatnya saling memberi kelengkapan demi keutuhan/ keeratan dalam upaya pengokohan/penguatan perjalanan untuk memenuhi kodrat/ketentuanNya dalam hidup dan berkehidupan ‪#‎dhyoneO‬.

Berputar Mengelilingi Kelanggengan *Statis Dinamis (Tutur 14)

oleh Kirso Cahyo Sumirat
Bamboo Spirit Nusantara
Semarang

BERPUTAR MENGELILINGI KELANGGENGAN
Betul, masih perlu dibenarkan....
Benar, masih perlu diluruskan.....
Lurus, masih perlu disesuaikan....
Sesuai, masih perlu dicocokkan....
Cocok, masih perlu dikuatkan....
Kuat, masih perlu pengujian....
Uji, masih perlu ketahanan....
Tahan, masih perlu waktu....
Waktu, masih perlu diikuti.....
Ikut, masih perlu menyatu....
Satu, masih perlu ditunggalkan.
Tunggal, masih perlu diutuhkan....
Utuh, masih perlu ketetetapan....
Tetap, masih perlu dikehendaki....
Kehendak, masih perlu dikodratkan...
Kodrat, masih perlu dihidupkan....
Hidup, masih perlu dilanggengkan,
Langgeng abadi - azali. ‪#‎dhyoneO‬

Antara Pengertian dan Pengetahuan (Tutur 13)

oleh Kirso Cahyo Sumirat
Bamboo Spirit Nusantara
Semarang

Antara Pengertian dan Pengetahuan
"Pengertian itu datangnya dari dalam, sedangkan Pengetahuan itu dari luar; dan Pengertian itu dari Tuhan, sedangkan Pengetahuan itu dari manusianya itu sendiri." ‪#‎dhyoneO‬
"Tetaplah dalam Pengertian, maka diri kita dapat menentukan Pengetahuan itu".

Penugasan Gugus Peran (Tutur 12)

oleh Kirso Cahyo Sumirat
Bamboo Spirit Nusantara
Semarang

PENUGASAN GUGUS PERAN
Yang jauh mendekat,
Yang dekat merapat,
Yang rapat menyatu,
Yang satu manunggal,
Yang tunggal sawiji
Yang wiji, sedadi
Yang dadi, sehidup
yang hidup, selamanya.
Jauh untuk melihat
dekat untuk menyentuh
rapat untuk penyatuan
satu untuk penguat
tunggal untuk mencipta
wiji untuk tumbuh
dadi/jadi untuk hidup
hidup untuk menghidupi @dhyoneO

Titik Awal dan Titik Akhir Inilah Hidup (Tutur 11)

oleh Kirso Cahyo Sumirat
Bamboo Spirit Nusantara
Semarang

AWAL DAN AKHIR DINTANDAI TITIK
Berawal dari titik dan berakhir pada titik.
Titik awal = hidup.
Titik akhir = berubah...................(siklus 1)
Perubahan untuk mengawali (kembadli) pada TITIK AWAL. Begitulah seterusnya HIDUP BERPUTAR membentuk rantai hidup dalam siklusnya; baik siklus diri juga pada siklus semesta.
Tumbuhnya siklus pada tiap individu (baik makhluk hidup maupun benda mati), sesungguhnya sedang mengalami proses revolusi dalam dirinya secara mandiri.
Sedangkan hasil dari siklus perubahan dhiri tersebut, membentuk dapat merubah siklus semesta. Dengan begitu TERJADI REVOLUSI JAGAT SEMESTA (perubahan alam secara cepat).
Demikianlah kiranya awal terjadinya SINERGI, menjadi SINERGIS, berakhir menjadi SINERGITAS, yang dapat mewujudkan HARMONI jagat Semesta.‪#‎dhyoneO‬